petilasan manimoyo / hanoman di bukit sukorini sumowono semarang

di sumowono bandungan semarang terdapat suatu tempat dengan nama sukorini , sukorini ini merupakan bukit seluas 100 meter persegi yang oleh masyarakat di yakini sebagai petilasan begawan manikmoyo atau yang dalam cerita pewayangan lebih di kenal dengan nama hanoman dan cerita inilah yang oleh masyarakat yang terkungkung dengan orientasi spiritual di jadikan sebagai sarana untuk mendapatkan apa yang di inginkannya dengan jalan bertapa di bukit sukorini tersebut.

di bukit pertapaan sukorini sumowono bandungan semarang tersebut sering di jadikan ajang untuk bertapa mencari pesugihan terutama di waktu malam jumat kliwon , banyak para pendatang yang ingin usahanya lancar , naik pangkat , dapat jodoh dan cepat kaya.

bukit puncak sukorini ini mulai banyak di datangi pada pertengahan tahun 2005 , mulai dari kalangan pejabat hingga kalangan pengusaha. para peziarah ini harus mendaftar di juru kunci , untuk mendapatkan jadwal atau giliran bersemedi dan melengkapi semua persyaratan dan persyaratan ini tergantung dari apa yang para pendatang inginkan , kalo sederhana , mereka hanya bawa rokok dan kopi , namun kalau berat persyaratannya juga agak banyak seperti contohnya bukhur , kembang telon , kembang setaman , menyan arab dupa manten dan lain sebagainya dan biasanya persyaratan tersebut sudah di sediakan oleh juru kunci dan para pendatang tinggal mengganti dengan uang.

Pertapaan Sukorini berada satu garis dengan candi Gedongsongo dan Gunung Ungaran. Berada di ketinggian 1100 diatas permukaan laut (dpl) dengan suhu 15-25 derajat celcius membuat tempat ini banyak ditumbuhi vegatasi pohon-pohon besar dan berlumut.
Untuk menuju atas bukit Sukorini pengunjung harus menaiki lebih dari 150 anak tangga selebar 25 X 80 centimeter yang terbuat dari beton. Harus ekstra hati-hati lantaran berlumut dan kemiringan hingga 30 derajat.

petilasan manimoyo / hanoman di bukit sukorini sumowono semarang | wisata | 4.5