legenda obyek wisata candi sewu di klaten

Anda pasti sebelumnya sudah tau dan sering mendengar nama Candi Prambanan yang terkenal hingga mancanegara , atau bahkan anda sudah pernah mengunjungi salah satu situs candi terbesar yang ada di Indonesia tersebut?namun apakah anda sebelumnya pernah ke candi sewu?candi ini terletak di dalam area di kawasan prambanan.

saat kita berkunjung ke candi prambanan ,ternyata di sana juga terdapat sebuah candi yang berdiri dengan megahnya , Candi yang megah tersebut bernama Candi Sewu.

Candi Sewu merupakan candi yang bercorak agama Budha sama seperti halnya candi candi yang terdapat di sekitarnya yaitu Candi Lumbung dan Candi Bubrah.

Meskipun satu kompleks dengan Candi Prambanan, sepertinya Candi Sewu bernasib sama dengan dua candi lain yang berada di kompleks Candi Prambanan yaitu Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Ketiga candi tersebut sama-sama sepi pengunjung, diharapkan pengunjung yang datang ke Prambanan juga mengunjungi Candi sewu ini karena tidak kalah menarik dengan Candi Prambanan
Ketika masuk ke dalam area candi sewu , kita akan disambut oleh dua buah arca seperti layaknya penjaga dengan tubuh yang besar dan juga menyeramkan serta membawa senjata berupa pentungan.

Meskipun namanya adalah Candi Sewu yang dalam bahasa jawa berarti (candi seribu) , tetapi jumlah candi yang ada di area Candi Sewu tidak sampai berjumlah seribu candi . tidak tahu jumlah pastinya berapa , namun yang jelas jumlahnya jika dilihat hanya seperempatnya saja, terdiri dari satu buah Candi Induk, 8 Candi Apit, dan 240 Candi Perwara

candi sewu klaten

Ada beberapa fakta yang menarik yang ada pada Candi Sewu ini , fakta menarik tersebut adalah candi ini termasuk juga merupakan Candi Budha terbesar kedua setelah Candi Borobudur yang ada di Kota Magelang. Fakta yang juga ada pada Candi Sewu ini. Fakta tersebut mengatakan bahwa bangunan yang bercorak Budha ini memiliki lokasi yang sangat berdekatan dengan Candi Prambanan yang justru bercorak Hindu. Hal ini juga menunjukkan bahwa pada saat itu telah terjadi hubungan yang harmonis antara dua agama Hindu dan Budha.

Sejarah Candi Sewu

Candi ini dibangun pada abad ke-8 Masehi pada masa akhir Kerajaan Rakai Panangkaran sebagai candi kerajaan dan merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan yang cukup penting pada saat itu.

Nama asli dari candi ini sebelumnya adalah ”Prasada Vajrasana Manjusrigrha”. Istilah Prasada itu bermakna dan memiliki sebuah arti yaitu candi atau kuil, sedangkan Vajrajasana bermakna tempat Wajra (intan atau halilintar) bertakhta, sementara arti dari Manjusri-grha sendiri bermakna Rumah Manjusri. Manjusri merupakan salah satu Boddhisatwa yang ada di dalam ajaran agama Buddha

Kompleks yang ada di candi ini dipugar serta diperluas pada masa pemerintahan Rakai Pikatan saat itu , beliau merupakan seorang pangeran dari dinasti Sanjaya yang telah menikahi Pramodhawardhani dari dinasti Sailendra.

karena megah serta luasnya kompleks candi ini, candi Sewu juga di duga kuat merupakan Candi Buddha Kerajaan, sekaligus menjadi pusat kegiatan agama buddha yang penting pada masa itu. Candi ini terletak di sekitar lembah Prambanan yang membentang dari lereng selatan gunung Merapi di utara hingga ke wilayah pegunungan Sewu di selatan, tepatnya berada di  perbatasan Yogyakarta dengan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Di lembah ini juga banyak tersebar candi-candi serta situs purbakala yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari candi satu dengan candi yang lain. Hal ini sekaligus juga menunjukkan bahwa dulunya kawasan ini merupakan kawasan penting dan juga menjadi pusat kegiatan dalam sektor keagamaan, politik, dan kehidupan urban masyarakat Jawa kuna pada saat itu .

legenda candi sewu

lokasi dan alamat Candi Sewu

Candi sewu berlokasi dan alamat  tepatnya di Jalan Raya Yogya – Solo KM.16, Kalasan, Kabupaten Sleman adapun titik GPS dan peta @-7.7439164,110.4907208

rute menuju lokasi candi sewu

rute untuk menuju candi sewu sangatlah mudah mengingat kawasan tersebut jufa merupakan kawasan candi yang sangat terkenal yaitu candi prambanan, jika anda berangkat dari magelang anda harus Ke arah timur di Jl. Pajang menuju Jalan Perintis Kemerdekaan awalnya , lalu dilanjut dengan berkendara dari Jalan Magelang – Yogyakarta , setelah itu dilanjut mengikuti jalan pakem ke tamanmartani , ikuti terus hingga ada arah menuju pintu masuk ke candi prambanan

harga tiket masuk candi sewu

harga tiket di candi sewu ini sama seperti harga tiket masuk candi prambanan , karena masih satu kompleks , yaitu Rp 30.000 per orang

kuliner di candi sewu

disekitar pelataran dan tempat parkir candi sewu banyak sekali kulineryang dijajakan para pedagang dan warga sekitar candi tersebut , karena kawasan tersebut menjadi satu dengan candi prambanan, maka tempat tersebut tida pernah sepi pengunjung , hal itu dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari rezeki dengan berjualan makanan diantaranya ada nasi gudeh , bakso dan mie ayam serta pernak pernik khas dari tempat wisata itu .

hotel dekat candi sewu

hotel yang ada di sekitar candi sewu juga banyak , dan mudah sekali dicari ketika kita ingin menginap di dekat wilayah dan beristirahat setelah perjalanan yang melelahkan namun tetap mengasyikan , hotel yang ada di dekat candi sewu diantaranya hotel poeri dewata resort hotel , yang hanya 2 km dari tempata tersebut , hotel berbintang 3 itu menawarkan menginap dengan sensasi di tempat yang yang asri , harga yang ditawarkan untuk sehari menginap dimulai dengan harga Rp 404.000 , ada juga hotel candi view hotel Prambanan yang lebih terjangkau untuk menginap lebih hemat