hotel murah di obyek wisata malioboro jogja

Kota Yogyakarta dari dulu merupakan sebuah kota yang mampu membuat para pengunjung dan wisatawan selalu merindukannya dan saat di kota tersebut serasa ingin berlama-lama menikmati suasana Kota Gudeg ini. Karena di kota ini masih dan akan selalu menawarkan kearifan serta keunikan budaya lokal yang dilestarikan supaya tidak punah dan dilupakan tengah zaman yang serba modern seperti sekarang ini. Berada di Yogyakarta, Anda akan mendapatkan banyak pengalaman yang menarik ketika kita menjelajahi budaya Jawa yang masih dipertahankan sampai sekarang.

Dikota ini banyak sekali tempat wisata menarik yang dimiliki Kota yang di pimpin oleh Sang Sultan ini, salah satu yang sangat populer ada di kota ini tentu saja Jalan Malioboro. Jalan ikonik sepanjang 2,5 km ini membentang dari Tugu Yogyakarta sampai ke Kantor Pos Yogyakarta. Jalan ini juga tak pernah sepi wisatawan, bahkan di setiap harinya ribuan pengunjung datang ke jalan malioboro ini .
Jalan Malioboro terletak berada di dekat keraton Yogyakarta dan juga sering disebut sebagai salah satu titik garis imajiner yang bila dilihat dari peta , garis tersebut menghubungkan antara Pantai Parangtritis, Keraton Yogyakarta dan Gunung Merapi.

malioboro-jogjakarta

Jalan Malioboro ini juga dikenal sebagai tempatnya para seniman di Jogjakarta , karena di kota ini juga banyak seniman yang sudah terkenal akan keunikannya di Indonesia dan bahkan di mancanegara , berbagai macam seni ada di kota ini diantaranya , seniman musik, pelukis, hapening art, pantomim, dan lain-lain yang juga berkumpul di sepanjang jalan ini, maka dari itu ketika kita jalan pada sore atau malam hari , banyak pemain musik keroncong dan alat music tradisional lain yang berkolaborasi memainkan tembang tembang jawa dan lagu lagu modern untuk menghibur pengunjung yang datang ke jalan malioboro ini

Sejarah Jalan Malioboro

Siapa yang menyangka jika pada zaman dahulu jalanan ini hanyalah jalan raya yang sepi dengan banyak pohon asam di tepinya. Jalan Malioboro pada zaman dahulu hanya dilewati oleh warga setempat yang ingin pergi ke keraton Yogyakarta, Benteng Vredeburg ataupun warga yang yang ingin ke Pasar Beringhardjo.
nama Malioboro pun konon memiliki dua versi cerita. Dari cerita Pertama, nama Malioboro ini diambil dari bahasa Sansekerta, nama tersebut memiliki arti ‘karangan bunga’. Hal ini bukan tanpa alasan , nama ini diambil dikarenakan di sepanjang jalan ini dahulu sangat banyak dipenuhi oleh karangan bunga ketika setiap kali keluarga keraton sedang menggelar acara atau hajatan besar . untuk cerita versi kedua, banyak yang mengatakan bahwa nama jalan diambil dari salah seorang bangsawan dari Negara Inggris pada saat itu ,bangsawan itu bernama Marlborough, yang dulu pernah tinggal di Yogyakarta pada tahun 1881-1816.

hiburan-musik-tradisional-di-malioboro

Lokasi dan Alamat Jalan Malioboro

Jalan malioboro ini berada di Kota Jogjakarta , berada di tempat dengan nama yang sama yaitu Jalan Malioboro , Yogyakarta , Daerah Istimewa Yogyakarta , berikut titik GPS dan peta @-7.7940023,110.3634648

peta map jalan malioboro

Rute perjalanan menuju Jalan Malioboro

Jalan Malioboro sangat mudah dicari , karena merupakan tempat yang sangat ikonik di Yogyakarta , jika anda berangkat dari Kota Magelang , rute menuju jalan malioboro dapat ditempuh dengan waktu sekitar satu setengah jam saja , tergantung tingkat kemacetannya , dimullai dari jalan tidar selatan, ikuti jalan , dan lalu ambil arah ke wilayah Sinduadi, setelah itu ambil ke jalan Magelang, ikuti arah saja sampai ke ke Jalan Malioboro di Yogyakarta

jika ingin berjalan jalan di sepanjang jalan malioboro dapat berjalan kaki atau menaiki becak becak yang ada di sekitaran jalan tersebut , ada juga delman atau masyarakat jawa menyebutnya Andong , mulai dari 40.000 anda sudah bisa menyewa alat transportasi tradisional ini untuk berkeliling di sepanjang jalan malioboro

Kuliner di Jalan Malioboro

dikarenakan tempat ini dibuka gratis untuk umum , siapa saja dapat kesini menikmati suasana keramaian kota Yogyakarta , sudah pasti banyak sekali kuliner dan tempat makan yang sangat legendaris di kota ini , diantaranya makanan tersebut ada yang paling terkenal dan menjadi ikon di kota Yogyakarta ini yaitu nasi gudeg , nasi dengan sayur nangka yang sebelumnya dimasak lama menggunakan rempah rempah tradisional ini sangat terkenal dengan rasanya yang kuat , disamping itu juga banya lauk pendamping yang sangat cocok bila di makan bersama nasi gudeg yaitu telor, ayam goreng , ayam bacem , ayam bacem , jeroan sapi , dan di sajikan bersama sambel khas yang pas sekali tingkat kepedasannya. Di tempat ini selain gudeg juga banyak makanan lain yang tak kalah enak yang ada di pinggir sepanjang jalan Malioboro

Hotel terdekat di Jalan Malioboro

Hotel yang ada di sekitar jalan ini beragam dan sangat banyak , mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah permalam pun ada di sini , diantaranya Whiz hotel yang menawarkan harga mulai Rp 345.000 permalam , da nada juga hotel dafam Jogjakarta mulai dari Rp 450.000 per malamnya, namun bagi back packer jangan khawatir , disekitar jalan malioboro ini juga ada banyak sekali guest house atau home stay yang terjangkau , tinggal Tanya pada sopir becak di sekitar area jalan malioboro , pasti akan dijawab dengan ramah dan dicarikan di tempat dana dengan harga yang sesuai dengan keinginan anda